Kamis, 10 Mei 2012

 GP Monza Jadi Favorit Rio
Rio Haryanto (foto:dok Rio Haryanto)
Rio Haryanto
JAKARTA - Berbagai bentuk dukungan terus dilakukan Pertamina selaku sponshorship Rio Haryanto di GP2 musim ini. Untuk kedua kalinya Pertamina kembali mengadakan pengundian yang bertajuk Pertamax Fastron go to Monza.

Brand Management Manager Pertamina, Agus Mashud memberikan alasan mengapa memilih tempat yang sama pada musim lalu, yaitu GP Monza. Menurutnya Rio sangat menyukai trek yang memiliki panjang 5.793 km tersebut.

“GP Monza merupakan pilihan yang bagus, karena Monza menjadi race favorit Rio. Rio sangat menikmati trek Monza ini. Tahun lalu dia mendapatkan prestasi yang cukup bagus di GP Monza ini,” ucap Agus.

Pada musim lalu kala Rio turun di GP3, dia berhasil naik podium dengan menduduki podium ketiga di race pertama. Pada musim ini pembalap asal Solo itu juga memiliki kans yang bagus setelah naik kelas ke GP2.

Rio terus menunjukan performa gemilangnya di awal musim ini, dia berhasil finis di posisi 11 besar pada dua seri awal. Hebatnya lagi pada GP Sakhir, Bahrain akhir bulan lalu. Rio berhasil finis di posisi keenam.

“Mudah-mudahan para pemenang yang beruntung nanti bisa menjadi saksi pencapaian kesuksesan Rio di GP2,” lanjutnya.

Pertamina sendiri sudah dua tahun terakhir telah memberikan dukungan kepada pembalap andalan Indonesia itu. Dan, Agus menegaskan dukungannya untuk Rio hingga dua tahun mendatang dengan target menembus Formula One.

“Dukungan yang kami lakukan terhadap Rio suda dua tahun belakangan ini. Kami memberikan berupa sponsorship yang sangat besar. Kami akan terus mendukungnya hingga dua tahun ke depan,” tutupnya.

Rabu, 09 Mei 2012

Alonso: Saya Tidak Pernah Berubah!
Fernando Alonso (Foto: Daylife)
Fernando Alonso
MARANELLO - Pembalap Ferrari, Fernando Alonso menegaskan dirinya tidak pernah berubah. Alonso mengungkapkan bahwa perubahan dalam karakter dirinya di masyarakat dibentuk berdasarkan opini-opini yang muncul di media.

Alonso adalah pembalap yang murah senyum dan ramah pada penggemarnya. Namun, citra tersebut perlahan-lahan terkikis karena kini muncul pandangan bahwa karakter Alonso berbeda. Alonso irit bicara dan menjaga jarak dengan penggemarnya.

“Saya pikir saya selalu menunjukkan sebagaimana saya sebenarnya. Orang-orang yang telah mengenal saya bertahun-tahun biasanya mengatakan bahwa saya tidak pernah berubah,” ungkap Alonso, seperti disitat dari PlanetF1, Rabu (9/5/2012).

Alonso menilai media berperan besar membentuk karakter yang salah tentang dirinya, setiap kali dirinya membaca berita tentang dirinya di media. Alonso menilai opini-opini tentang dirinya tak pernah sama dengan realitas yang sebenarnya.

“Faktanya, saya rasa penting bagi saya untuk memiliki pandangan-pandangan yang sama dalam melihat hal-hal penting. Seringkali ketika saya membaca kutipan dalam surat kabar, saya merasa ada jarak yang renggang dari karakter saya,” tambahnya.

“Kemudian anda melihat sebuah kolom opini, yang dibuat oleh orang-orang yang bahkan tidak mengenal anda dan tidak pernah bicara dengan anda. Diantara satu hal dengan hal lainnya terbentuk sebuah karakter tanpa menyertakan peran saya, sejak dulu hingga sekarang,” tutupnya.

Selasa, 08 Mei 2012

Grosjean: Kualifikasi Penting di Barcelona
Romain Grosjean. (Foto: Reuters)
Romain Grosjean.
ENSTONE – Romain Grosjean mengaku Lotus harus memperbaiki hasil kualifikasi di Grand Prix Spanyol. Grosjean menilai hasil kualifikasi penting untuk mendapatkan hasil bagus di Sirkuit de Catalunya.

Setelah sempat menempati peringkat ketiga di Grand Prix Australia, penampilan Grosjean pada sesi kualifikasi seolah menurun. Beberapa kali pembalap Lotus gagal menempati barisan depan. Hasil serupa juga dialami Kimi Raikkonen.

Menatap balapan di Spanyol, Grosjean menilai Lotus perlu memperlihatkan hasil yang sangat spesial pada sesi kualifikasi di Sirkuit de Catalunya. Sebab, ini akan mempermudah Lotus meraih hasil yang baik saat lomba.

“Di Barcelona nanti sangat penting untuk mendapatkan hasil kualifikasi yang baik. Sebab, akan sangat sulit untuk melakukan overtake ketimbang di Bahrain,” ujar Grosjean, dilansir dari planet-f1, Selasa (8/5/2012).

Performa Grosjean di F1 musim ini memang belum stabil. Mantan pembalap GP2 itu dua kali tidak mampu menyentuh garus finis. Sementara hasil terbaiknya adalah peringkat ketiga di Bahrain, dua pekan kemarin.

“Kualifikasi adalah area di mana kami bisa tingkatkan hasilnya, kami memiliki beberapa ide untuk menungkatkan hasil dan mendapatkan barisan depan saat lomba,” sambung pembalap asal Prancis itu.

Senin, 07 Mei 2012

E20 Makin Tangguh di Barcelona
Romain Grosjean. (Foto: Reuters)
Romain Grosjean.
ENSTONE – Hasil tes gemilang di Mugello membuat tim Lotus percaya diri. Tim prinsipal Eric Boullier optimis E20 akan semakin tangguh dalam balapan di Barcelona, pekan ini.

Prospek mobil Lotus memang semakin terlihat cerah. Apalagi, Romain Grosjean berhasil mencatat waktu tercepat pada sesi tes terakhir di Sirkuit Mugello. Beberapa fasilitas berhasil diselesaikan oleh Lotus.

Boullier mengatakan, keberhasilan menyelesaikan data di Italia dan dipadu dengan hasil positif di Amerika, artinya penampilan mobil sudah benar-benar meningkat. Tapi, seberapa besar peningkatannya, Boullier mengaku itu tergantung hasil di lintasan.

“Meski ketika cuaca tidak baik di Mugello, kami masih mampu melakukan kombinasi yang mana kami biasanya tidak pernah berbuat hal itu saat perlombaan, mengingat kru membutuhkan waktu lama untuk mensetting mobil,” kata Boullier.

“Kami memang mempelajari hal banyak mengenai mobil. Begitu juga dengan sesi Windshear, sudah memberikan sebuah dampak yang sangat positif,” lanjutnya, dilaporkan ESPN, Senin (7/5/2012).

“Kini, kami sadar mobil E20 akan semakin cepat. Tapi, performa mobil masih relatif. Mari kita tunggu dan lihat bagaimana performa mobil lawan,” tuntas Boullier, mengenai performa mobil E20.

Minggu, 06 Mei 2012

Hamilton Sulit Prediksi Balapan di Spanyol
Lewis Hamilton (Foto: Reuters)
Lewis Hamilton
LONDON – Balapan Formula One (F1) akan berlanjut di Spanyol, pekan depan. Lewis Hamilton mengaku sulit untuk memprediksi hasil balapan di Barcelona.

Setelah istirahat dua pekan usai mengikuti balapan di Bahrain, F1 memang kembali bergulir di Sirkuit Catalunya. Hamilton sendiri sedang mengincar kemenangan perdana, untuk mengejar perolehan poin Sebastian Vettel.

Pada musim ini, Hamilton memang belum merasakan manisnya kemenangan. Prestasi terbaiknya adalah finis di urutan ketiga. Hamilton mengatakan peluang untuk merebut kemenangan di Spanyol terbuka untuk semua pembalap.

“Semua sangat susah untuk dibaca. Sangat sulit untuk diprediksi siapa yang akan menjadi pembalap di depan, karena performa tahun ini. Kami melakukan tugas dengan baik pada sesi tes di Barcelona dan itu bagus buat kami. Tapi, Red Bull memenangi lomba di sini tahun lalu,” kata Hamilton.

“Kami memang menjalani perlombaan yang hebat terakhir kali di Spanyol dan saya berhasil menekan Vettel hingga akhir lomba. Saya merasa kami memiliki mobil yang sangat tangguh. Jadi kami berharap menjalani lomba seru lagi,” sambung pembalap asal Inggris itu.

“Tapi melihat perlombaan yang sudah berlangsung tahun ini, siapa yang tahu? Sangat sulit untuk memprediksi musim ini,” tegas pembalap McLaren itu, dikutip dari Newstraitstime, Minggu (5/5/2012)

Sabtu, 05 Mei 2012

Schumi Realistis Tatap GP Spanyol
Michael Schumacher (Foto: Getty)
Michael Schumacher
MUGELLODriver Mercedes Michael Schumacher tampaknya memilih bersikap realistis tentang peluangnya menjelang Grand Prix Spanyol, Barcelona di sirkuit Catalunya akhir pekan depan.

Kendati mobil Schumi menunjukkan kemajuan yang bagus saat menjalani tes di sirkuit Mugello, Italia, pembalap asal Jerman ini tidak berharap terlalu banyak bakal sangat cepat saat di Barcelona.

"Setelah menyelesaikan program pengujian kami di Mugello, kami sekarang menuju ke awal musim Eropa di Barcelona pekan depan," ujar Schumacher seperti dilansir GPupdate, Sabtu (5/5/2012).

"Hal yang positif dari pengujian adalah bahwa kami benar-benar bisa berkonsentrasi pada perkembangan mobil dan kami itu tujuan kami bekerja keras sebelumnya. Itu akan memberikan kami dasar yang baik untuk pengembangan lebih lanjut, bahkan bukan hanya untuk balapan mendatang,” terang pembalap berusia 43 tahun ini.

Meski mengetahui karakter lintasan Sirkuit Catalunya dengan sangat baik, Schumi enggan terlalu percaya diri ketika turun balapan yang digelar pada 13 Mei mendatang.

"Barcelona adalah trek yang telah kami pahami secara luas dan ini adalah mengapa kami tahu persis karakteristiknya, tapi ketika balapan, itu sepenuhnya ke tangan kami,” beber mantan driver Ferrari ini.

“Tapi kemudian, kami pasti akan pergi ke sana dan mencoba melakukan yang terbaik dan pada saat yang sama, kami terus bekerja untuk balapan-balapan yang akan datang," tandasnya.

Schumacher menang di Sirkuit de Catalunya sebanyak enam kali antara 1995 dan 2004, baik ketika masih membela Benetton maupun Ferrari. Dalam dua balapan terakhir di GP Spanyol, Schumi gagal podium setelah hanya finis di posisi keempat dan keenam.

Jumat, 04 Mei 2012

Schumi: Jangan Terlalu Banyak Berharap
Michael Schumacher. (Foto: Getty Images)
Michael Schumacher.
MUGELLO – Balapan Formula One (F1) akan berlangsung di Spanyol, dua pekan mendatang. Michael Schumacher mengatakan jangan terlalu banyak berharap Mercedes bisa sukses di Barcelona.

Mercedes memang tampil penuh menjanjikan di Sirkuit de Catalunya selama pramusim, dan W03 juga sudah membuktikan sebagai mobil yang memiliki potensi untuk meraih kemenangan di balapan selanjutnya.

Namun, Schumi mencoba untuk membantah semua prospek itu. Kendati demikian, mantan pembalap Ferrari itu mengatakan performa W03 akan terus meningkat, berkat masukkan yang didapat setelah mengikuti tes di Mugello, kemarin.

“Hal positif dari hasil tes itu kami bisa konsentrasi di pengembangan, yang mana memang sedang kami kerjakan,” jelas Schumi, seperti diberitakan Autosport, Jumat (4/5/2012).

“Ini menjadi modal bagus buat kami untuk melakukan pengembangan, meski bukan untuk balapan selanjutnya. Barcelona memang lintasan yang mana kami tampil cukup baik dan ini membuat kami sadar karakteristiknya tidak cocok dengan kami,” sambungnya.

“Tapi kemudian, kami jelas akan balapan di sana dan mencoba untuk melakukan yang terbaik. Pada saat yang bersama, kami akan terus bekerja untuk lomba selanjutnya,” tutup pembalap asal Jerman itu.